Apple Buka Ekosistem AI: iOS 27 Izinkan Integrasi Langsung Gemini, Claude, dan AI Pihak Ketiga

5/7/20262 min baca

a person holds a remote control
a person holds a remote control

Surakarta, 7 Mei 2026 – Apple akan menghadirkan terobosan besar di bidang kecerdasan buatan melalui pembaruan iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27 yang dijadwalkan rilis musim gugur 2026. Pengguna iPhone, iPad, dan Mac nantinya dapat memilih sendiri model AI pihak ketiga favorit mereka — termasuk Google Gemini dan Anthropic Claude — untuk menggerakkan fitur Apple Intelligence, bukan lagi terbatas pada Apple Intelligence on-device atau ChatGPT saja.

Fitur baru ini bernama Extensions, yang memungkinkan pengguna mengatur AI pilihan langsung dari aplikasi Pengaturan (Settings). Melalui Extensions, kemampuan AI generatif dari aplikasi pihak ketiga yang terinstal dapat diakses sesuai permintaan untuk berbagai fitur inti seperti Siri, Writing Tools, Image Playground, serta tugas pembuatan dan pengeditan gambar dan teks. Pengguna bahkan bisa mengatur suara Siri yang berbeda tergantung model AI mana yang sedang aktif.

“Ekstensi memungkinkan Anda mengakses kemampuan AI generatif dari aplikasi yang terpasang sesuai permintaan, melalui fitur Apple Intelligence seperti Siri, Writing Tools, Image Playground, dan lainnya,” demikian keterangan yang muncul di versi uji perangkat, seperti dilaporkan Bloomberg.

Langkah ini melanjutkan integrasi ChatGPT yang sudah diperkenalkan sejak iOS 18/26. Kini Apple semakin membuka ekosistemnya. Perusahaan telah menandatangani kesepakatan dengan Google untuk menggunakan Gemini sebagai dasar peningkatan Siri, sementara integrasi dengan Anthropic (Claude) juga sedang diuji. Developer AI dapat menambahkan dukungan melalui aplikasi di App Store, sehingga pengguna tinggal memilih model yang diinginkan.

Strategi Apple yang Semakin Terbuka

Analis menilai keputusan ini sebagai upaya Apple menjadikan perangkatnya sebagai platform AI yang lebih fleksibel dan menarik bagi pengguna yang sudah memiliki preferensi terhadap model tertentu. Alih-alih bersaing head-to-head mengembangkan model AI sendiri yang super canggih, Apple memilih pendekatan “orchestra conductor” — menjadi pusat yang mengintegrasikan berbagai AI terbaik dari luar sambil menjaga privasi dan pengalaman pengguna tetap seamless.

Integrasi ini diharapkan meningkatkan adopsi Apple Intelligence yang sempat lambat di awal peluncurannya. Dengan opsi Gemini yang kuat di multimodal dan reasoning, Claude yang unggul di tulisan panjang dan analisis, serta kemungkinan model lain di masa depan (termasuk potensi Grok dari xAI), pengguna akan mendapatkan pengalaman yang jauh lebih personal dan powerful.

Saham Apple (AAPL) tercatat naik lebih dari 2% dalam perdagangan after-hours menyusul bocoran berita ini, menandakan antusiasme investor terhadap strategi yang lebih terbuka ini.

Pembaruan iOS 27 dan kawan-kawannya diperkirakan akan diumumkan secara resmi pada WWDC 2026 yang berlangsung Juni mendatang. Selain fitur AI ini, Apple juga dikabarkan menyiapkan peningkatan besar pada foto editing, Siri yang lebih kontekstual, serta berbagai tools developer baru.