Bambang Hadi: Dari Kuli Pasar hingga Bangun Kerajaan Sepatu Safety
Surakarta, 11 September 2026 - Tidak semua pebisnis memulai perjalanan dari kantor nyaman atau modal besar. Sebagian harus melewati berbagai pekerjaan keras sebelum akhirnya menemukan satu peluang yang mampu mengubah hidupnya. Hal itu dialami Bambang Hadi, pendiri PT Hokindo Jaya Pratama dan merek Steel Horse Safety Shoes.
Bambang terlahir dari keluarga sederhana. Sebelum membangun bisnis sendiri, ia pernah bekerja sebagai sopir truk, sales kosmetik, hingga kuli pasar. Perjalanan hidupnya mulai berubah pada awal 1990-an saat mendapat kesempatan menjadi sales sepatu safety. Dari pekerjaan itu, Bambang melihat langsung kebutuhan pasar dan mulai menyimpan mimpi untuk memiliki merek sendiri.
Mimpi yang Lama Dipendam
Namun, mimpi tersebut tidak langsung terwujud. Ia masih menjadi sales keliling dan harus menunggu bertahun-tahun sebelum akhirnya mengumpulkan cukup tabungan. Barulah pada 2002, Bambang mulai merintis usaha sepatu safety dengan modal terbatas. Dari sana lahirlah Steel Horse Safety Shoes, di saat pilihan sepatu keselamatan di pasar Indonesia masih relatif monoton dan kurang bervariasi, terutama untuk segmen menengah.
Pengalamannya sebagai sales menjadi modal penting. Bambang memahami bahwa pasar membutuhkan produk berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau. Strategi tersebut perlahan menjadi fondasi bisnisnya. Perusahaan kemudian berkembang di bawah PT Hokindo Jaya Pratama dengan motto “Safety Partner You Can Trust”.
Krisis yang Menjadi Titik Balik
Membangun perusahaan selama puluhan tahun tentu tidak selalu berjalan mulus. Tantangan besar datang ketika bisnisnya hampir mengalami krisis pada periode 2017 hingga 2020. Bambang mengaku sempat ditipu secara berulang oleh orang-orang kepercayaan dan pihak terdekat. Bukannya berhenti, pengalaman pahit itu justru mendorong perusahaan melakukan perombakan besar pada sistem internalnya. Dari sana, bisnis kembali berdiri lebih kokoh dan terus berkembang.
Komitmen pada Bahan Baku Lokal
Salah satu keunggulan Steel Horse adalah komitmen menggunakan bahan baku lokal sebanyak mungkin. Sekitar 80% kulit yang dipakai berasal dari dalam negeri, terutama kulit dari Garut, Jawa Barat. Keputusan ini tidak hanya mendukung industri lokal dan memberdayakan masyarakat setempat, tetapi juga membuktikan bahwa produk Indonesia mampu bersaing secara kualitas.
Perusahaan kini memproduksi berbagai jenis sepatu safety untuk sektor konstruksi, manufaktur, pertambangan, dan industri lainnya. Produknya dilengkapi fitur standar keselamatan seperti toe cap, outsole anti-selip dan tahan minyak, serta kenyamanan yang mendukung penggunaan jangka panjang. Kapasitas produksi pun sudah mencapai puluhan ribu pasang per bulan.
Bambang juga memiliki ambisi membawa sepatu safety Indonesia ke pasar global. Dengan fokus pada kualitas, harga yang kompetitif, dan dukungan terhadap bahan baku lokal, Steel Horse ingin membuktikan bahwa produk dalam negeri bisa unggul di kancah internasional.
Pelajaran dari Perjalanan Panjang
Kisah Bambang Hadi menunjukkan bahwa latar belakang sederhana bukan penghalang untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Pengalaman di lapangan, kesabaran mengumpulkan modal, kemampuan bangkit dari pengkhianatan, serta komitmen pada kualitas dan pemberdayaan lokal menjadi kunci perjalanan dari kuli pasar hingga membangun kerajaan sepatu safety.
Bambang Hadi memulai dari pekerjaan serabutan hingga menjadi sales sepatu safety di awal 1990-an. Pada 2002 ia merintis Steel Horse dengan modal terbatas. Setelah melewati krisis 2017–2020 akibat penipuan orang terdekat, perusahaan melakukan perombakan sistem dan tumbuh lebih kuat. Kini Steel Horse mengandalkan bahan baku lokal, terutama kulit Garut, dan berambisi menembus pasar global.
Media Sosial
Temukan Kami
#KenalLebihDekat
© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

Anggota Asosiasi