Budiadi Gunawan Tinggalkan Lintasan Balap demi Menjadi Pengusaha Multisektor


Surakarta, 23 September 2026 - Budiadi Gunawan Yulianto, yang lebih dikenal dengan nama panggung Igun Cebong, mengawali karier sebagai pembalap road race asal Wonosobo pada 2004. Ia termasuk generasi pertama pembalap dari daerahnya dan sempat merantau ke Jakarta untuk mengikuti berbagai kejuaraan. Namun, kecelakaan saat balapan serta kekhawatiran orang tua membuatnya harus berhenti pada 2009 di usia sekitar 21 tahun.
Titik itu menjadi awal peralihan besar. Igun memutuskan meninggalkan lintasan balap dan mencari jalur baru melalui bisnis.
Dari Server Pulsa ke Platform Digital
Pada 2009, Igun mendirikan Ecuan, bisnis yang bergerak di penjualan server pulsa Host to Host (H2H) dan retail. Usaha ini kemudian berkembang dengan adanya aplikasi yang bisa diunduh di Playstore serta platform pembayaran digital yang masih aktif hingga kini melalui situs cebongpayment.com. Bisnis digital ini menjadi fondasi awal portofolionya.
Masuk ke Bisnis Berbasis Pengalaman
Diversifikasi berlanjut ketika Igun membuka Eatbox Kitchen pada 2014, sebuah usaha karaoke family dan resto. Lima tahun kemudian, pada 2019, ia menambah Xbox Billiard. Dua bisnis ini menunjukkan pergeseran dari perdagangan digital menuju bisnis berbasis pengalaman dan hiburan yang mengandalkan kunjungan pelanggan secara langsung.
Breeding Kucing di Tengah Pandemi
Pandemi justru menjadi momentum ekspansi berikutnya. Igun masuk ke bisnis breeding kucing British Shorthair melalui Miaumi Cattery. Bisnis ini membangun audiens cukup besar melalui media sosial, dengan akun Instagram yang sempat mencapai puluhan ribu pengikut serta kanal YouTube. Pilihan sektor yang relatif niche ini memperlihatkan keberaniannya mencoba peluang yang belum banyak digarap orang lain.
Pada 2023, ia juga menyiapkan ekspansi ke bisnis villa dan properti perumahan, menandakan minat untuk terus memperluas portofolio.
Pelajaran dari Perjalanan Multisektor
Portofolio Igun memperlihatkan bagaimana satu pengusaha dapat memanfaatkan peluang dari sektor dengan karakter konsumen berbeda—mulai dari kebutuhan digital sehari-hari, hiburan, hingga hobi hewan peliharaan dan properti. Perjalanan ini juga menunjukkan bahwa diversifikasi tidak selalu dimulai dari rencana besar yang matang sejak awal. Ketika satu karier berakhir, kemampuan belajar, keberanian mencoba bidang baru, dan konsistensi dapat menjadi modal untuk membangun bisnis berikutnya.
Igun sendiri menyebut keinginan untuk terus belajar, tidak mudah menyerah, dan tetap rendah hati sebagai bagian penting dari perjalanannya. Dari lintasan balap hingga berbagai sektor bisnis, perubahan arah justru menjadi awal perjalanan yang lebih luas.
Selain berbisnis, ia juga aktif di organisasi, termasuk menjabat sebagai ketua DPD PSI Kabupaten Wonosobo.
Budiadi Gunawan (Igun Cebong) meninggalkan karier pembalap road race pada 2009 karena kecelakaan. Ia membangun Ecuan (server pulsa H2H), lalu Eatbox Kitchen, Xbox Billiard, Miaumi Cattery (breeding kucing British Shorthair), dan menyiapkan bisnis properti. Perjalanannya membuktikan bahwa beralih sektor dan terus belajar bisa membuka peluang baru.
Image Source: CNBC Indonesia
Media Sosial
Temukan Kami
#KenalLebihDekat
© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

Anggota Asosiasi