Grok-4.20 Expert Mode Dinobatkan sebagai AI Paling Pintar di Dunia dengan Skor IQ 145
Surakarta, 14 Mei 2026 - Model kecerdasan buatan (AI) terbaru dari xAI milik Elon Musk, Grok-4.20 Expert Mode, berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Model ini dinobatkan sebagai salah satu AI dengan skor IQ tertinggi di dunia setelah meraih 145 poin dalam pengujian standar Mensa Norway yang dilakukan oleh TrackingAI pada April 2026.
Menurut laporan TrackingAI yang dirilis dalam rangkaian AI Week 2026 dan dipublikasikan Visual Capitalist, Grok-4.20 Expert Mode berhasil berbagi posisi pertama bersama GPT-5.4 Pro Vision milik OpenAI dengan skor yang sama, yaitu 145. Di posisi ketiga ditempati Gemini 3.1 Pro Preview buatan Google dengan skor 141. Meski selisih angkanya tipis, Grok-4.20 unggul dalam kemampuan penalaran abstrak, pengenalan pola logika yang kompleks, serta analisis visual yang cepat dan terstruktur.
Keunggulan Grok-4.20 terlihat jelas pada tugas-tugas yang membutuhkan pemahaman mendalam terhadap hubungan abstrak dan pemecahan masalah visual yang rumit. Model ini juga dinilai lebih lugas, transparan dalam penjelasan langkah demi langkah, serta memiliki tingkat halusinasi (halusinasi) yang rendah dibandingkan kompetitornya. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi xAI sebagai salah satu pemain frontier AI yang paling kompetitif saat ini.
Latar Belakang dan Konteks Persaingan
Grok-4.20 Expert Mode merupakan evolusi dari seri Grok-4 yang dirilis xAI sejak awal 2026. Model ini dilatih dengan infrastruktur superkomputer Colossus yang sangat masif di Memphis, Tennessee, dan dirancang dengan filosofi “maximum truth-seeking” serta humor khas Elon Musk. Selain unggul di tes IQ Mensa Norway, Grok-4.20 juga mencatat performa impresif di berbagai benchmark lain, termasuk reasoning agentic, tool use, dan efisiensi biaya.
TrackingAI menekankan bahwa skor IQ hanyalah salah satu indikator. Kecerdasan AI modern harus dinilai dari berbagai aspek seperti kemampuan multimodal, kecepatan, efisiensi komputasi, serta kemampuan real-world application. Meski demikian, hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di antara perusahaan AI global — xAI, OpenAI, Google, Anthropic, dan Meta — semakin sengit dan ketat di puncak.
Elon Musk menyambut hasil ini dengan antusias di platform X, menyebut bahwa Grok terus melaju cepat menuju tujuan utama xAI: memahami alam semesta secara maksimal. “Grok-4.20 hanyalah awal. Kita baru saja memulai,” tulis Musk.
Analis industri menilai capaian ini semakin memanaskan perlombaan AI yang kini tidak hanya soal teknologi, tapi juga soal infrastruktur energi, data, dan talenta terbaik dunia. Dengan rilis model-model frontier baru yang berjarak hanya beberapa bulan, tahun 2026 diprediksi menjadi tahun paling dinamis dalam sejarah kecerdasan buatan.
Media Sosial
Temukan Kami
#KenalLebihDekat
© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

Anggota Asosiasi