Iran Buka Kembali Selat Hormuz Secara Penuh

4/18/20262 min baca

Iran Buka Kembali Selat Hormuz Secara Penuh
Iran Buka Kembali Selat Hormuz Secara Penuh

Surakarta, 18 April 2026 - Iran secara resmi membuka kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas kapal komersial secara penuh selama masa gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Keputusan ini diumumkan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada Senin (14 April 2026), dan langsung disambut positif oleh pasar energi global.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur Selat Hormuz dibuka penuh untuk kapal komersial selama periode ini. Namun, semua kapal tetap harus mengikuti rute yang telah ditentukan dan koordinasi dengan otoritas maritim Iran,” ujar Araghchi dalam pernyataan resminya.

Selat Hormuz merupakan salah satu chokepoint paling krusial di dunia, di mana sekitar 20-21% pasokan minyak global dan sekitar 25% pasokan gas alam cair (LNG) melewati perairan sempit ini setiap harinya. Penutupan bahkan sementara saja selama konflik sebelumnya telah menyebabkan lonjakan harga minyak hingga 30%. Dengan dibukanya kembali selat ini, pasar langsung bereaksi positif. Harga minyak Brent turun sekitar 4,8% ke level US$92 per barel dalam perdagangan pagi ini, sementara West Texas Intermediate (WTI) juga melemah.

Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang disepakati selama 10 hari ini menjadi angin segar setelah berminggu-minggu ketegangan tinggi pasca-kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan serangkaian serangan balasan Iran ke fasilitas AS dan Israel. Meski demikian, analis memperingatkan bahwa situasi masih sangat rapuh. International Energy Agency (IEA) menyatakan bahwa pembukaan Selat Hormuz ini “sangat penting untuk menstabilkan pasokan energi global”, tetapi setiap pelanggaran gencatan senjata bisa langsung memicu kenaikan harga kembali.

Pemerintah Indonesia menyambut baik langkah Iran ini. Kementerian Luar Negeri RI melalui pernyataan resminya pada 14 April 2026 menyatakan harapan agar gencatan senjata dapat diperpanjang dan menjadi pintu masuk bagi dialog damai yang lebih komprehensif di Timur Tengah. “Indonesia terus mendorong semua pihak untuk mengutamakan diplomasi dan menghindari eskalasi lebih lanjut,” tegas Kemlu.

Dengan dibukanya Selat Hormuz, lalu lintas kapal tanker yang sempat turun hingga 70% selama puncak konflik kini mulai pulih. Beberapa perusahaan pelayaran besar seperti Maersk dan BP sudah mulai merencanakan rute kembali melalui jalur terpendek ini, meski tetap dengan pengawasan ketat.

Meski demikian, ketegangan tetap tinggi. Trump sebelumnya sempat mengancam akan memblokir selat tersebut jika Iran tidak kooperatif, sementara Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran bersumpah akan terus membela kedaulatan negara.

Sumber gambar: Reuters

Media Sosial

Temukan Kami

#KenalLebihDekat

© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

asosiasi coworking indonesia CID
asosiasi coworking indonesia CID

Anggota Asosiasi