Keteguhan Sherry Winata Harefa Bangun Bisnis Kecantikan Meski Tak Berjalan Sesuai Rencana

9/22/20262 min baca

Keteguhan Sherry Winata Harefa Bangun Bisnis Kecantikan Meski Tak Berjalan Sesuai Rencana
Keteguhan Sherry Winata Harefa Bangun Bisnis Kecantikan Meski Tak Berjalan Sesuai Rencana

Surakarta, 22 September 2026 - Sherry Winata Harefa membangun brand kecantikan Colleen Beaute pada November 2022 setelah sebelumnya mencoba berbagai bisnis. Mulai dari menjual softlens, open pre-order pakaian, hingga membuat konten unboxing di YouTube. Ketertarikannya pada dunia kecantikan akhirnya mendorongnya menciptakan produk sendiri.

Ia ingin menghadirkan produk berkualitas tinggi yang bisa digunakan dirinya sekaligus menjangkau konsumen Indonesia. Sosok entrepreneur muda seperti Felicya Angelista dan Liana Lie menjadi inspirasi baginya untuk berani membangun brand sendiri.

Tantangan di Awal Perjalanan

Membangun brand baru ternyata tidak semudah membuat produknya. Salah satu tantangan terbesar datang dari proses distribusi. Kerusakan barang selama pengiriman dari pabrik di Jakarta ke Medan (kota asalnya) bahkan sempat membuatnya rugi dan harus mengganti produk pelanggan yang rusak. Ia juga harus menghadapi keluhan konsumen yang beragam, termasuk yang marah karena keterlambatan atau kerusakan.

Namun, masalah tersebut justru menjadi bagian dari proses membangun bisnis. Sherry terus memperbaiki layanan, melakukan riset mendalam agar produknya memiliki komposisi berkualitas tinggi dengan harga yang tetap terjangkau, serta belajar mengelola ekspektasi pelanggan. Dukungan keluarga dan teman-teman membuatnya tetap kuat dan tidak mudah menyerah.

Parfum yang Jadi Kejutan

Menariknya, strategi bisnisnya kemudian menghasilkan kejutan. Sherry yang awalnya ingin fokus pada skincare justru menemukan produk parfum sebagai mesin pertumbuhan utama Colleen Beaute. Setelah produknya mulai viral di kalangan selebgram dan dikenal luas (bahkan orang-orang di Medan mengakui telah mendengar brandnya), omzet bisnisnya mencapai kisaran Rp300 juta hingga Rp500 juta per bulan—terutama dari penjualan parfum.

Pencapaian tersebut menunjukkan pentingnya membaca respons pasar daripada terlalu terpaku pada rencana awal. Produk yang direncanakan sebagai unggulan belum tentu menjadi yang paling diminati konsumen. Kemampuan membaca permintaan, beradaptasi dengan cepat, dan fokus pada apa yang benar-benar laku bisa menjadi pembeda antara bisnis yang stagnan dan bisnis yang berkembang pesat.

Pelajaran dari Keteguhan

Sherry menekankan bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Sebagai pebisnis, jangan mudah menyerah dan harus punya daftar tujuan (list goals) agar tetap semangat. Selain modal materi, yang lebih penting adalah tekad dan niat yang kuat. Tanpa itu, seseorang mudah goyah ketika menghadapi tantangan.

Kisah Colleen Beaute memperlihatkan bahwa membangun brand lokal di industri kecantikan yang kompetitif membutuhkan keteguhan, kemampuan belajar dari kesalahan, serta fleksibilitas untuk mengikuti arahan pasar. Dalam waktu kurang dari setahun, Sherry berhasil membawa brandnya dikenal dan menghasilkan omzet ratusan juta per bulan.

Sherry Winata Harefa mendirikan Colleen Beaute pada November 2022 setelah mencoba berbagai bisnis. Meski menghadapi kerusakan produk dan tantangan pelanggan, ia terus memperbaiki kualitas dan layanan. Yang mengejutkan, parfum justru menjadi produk andalan dan mendorong omzet Rp300–500 juta per bulan. Kuncinya: keteguhan, riset, dan kemampuan beradaptasi dengan respons pasar.

Image Source: pinterest_ @colleenbeaute

Media Sosial

Temukan Kami

#KenalLebihDekat

© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

asosiasi coworking indonesia CID
asosiasi coworking indonesia CID

Anggota Asosiasi