Lulusan Antropologi Ini Jadi Pewaris Bisnis Mars Berharta Rp804 Triliun

10/28/20262 min baca

Lulusan Antropologi Ini Jadi Pewaris Bisnis Mars Berharta Rp804 Triliun
Lulusan Antropologi Ini Jadi Pewaris Bisnis Mars Berharta Rp804 Triliun

Surakarta, 28 Oktober 2026 - Jacqueline Mars masuk jajaran 50 orang terkaya dunia versi Forbes. Pada Oktober 2026, kekayaannya diperkirakan mencapai US$50,3 miliar atau sekitar Rp804,8 triliun. Ia merupakan salah satu pewaris utama Mars, Inc., perusahaan keluarga yang menaungi merek global seperti Snickers, M&M’s, Milky Way, Twix, Pedigree, Whiskas, dan Royal Canin.

Jacqueline lahir pada 10 Oktober 1939 sebagai cucu Frank C. Mars, pendiri perusahaan yang memulai usaha cokelat dari dapur rumahnya di Tacoma, Washington, pada 1911. Ayahnya, Forrest Mars Sr., kemudian mengembangkan bisnis tersebut menjadi raksasa makanan dan perawatan hewan. Kekayaan Jacqueline berasal dari kepemilikan saham keluarga yang diwariskan bersama saudara-saudaranya. Ia diperkirakan memiliki sekitar sepertiga saham Mars, sementara saudara laki-lakinya, John Mars, memiliki porsi serupa. Sisanya dipegang oleh empat putri mendiang saudara Forrest Mars Jr. yang meninggal pada 2016.

Meski lahir dalam keluarga konglomerat, Jacqueline tidak sekadar mengandalkan warisan. Ia bergabung dengan Mars pada 1982 dan berkarier hampir dua dekade. Selama periode tersebut, ia pernah menjabat sebagai Presiden Grup Produk Makanan sebelum pensiun dari operasional harian pada 2001. Ia juga duduk di dewan direksi Mars hingga 2016. Putranya, Stephen Badger, kini menjadi salah satu anggota dewan direksi perusahaan.

Salah satu keputusan strategis yang dijaga keluarga Mars adalah mempertahankan status perusahaan swasta. Mars, Inc. tidak pernah melakukan penawaran umum perdana (IPO). Strategi ini memberi keluarga ruang penuh untuk mempertahankan kendali, fokus pada pertumbuhan jangka panjang, dan menghindari tekanan kinerja kuartalan dari pasar saham. Perusahaan bahkan tetap menjaga privasi tinggi, jarang memberikan wawancara atau membuka detail keuangan secara terbuka.

Pada Desember 2025, Mars memperkuat posisinya di industri camilan dengan mengakuisisi Kellanova (perusahaan yang memisahkan diri dari Kellogg) senilai sekitar US$35,9–36 miliar termasuk utang. Akuisisi tersebut memperluas portofolio perusahaan dan menempatkannya di antara raksasa makanan global dengan pendapatan gabungan yang signifikan.

Di luar bisnis, Jacqueline merupakan lulusan antropologi Bryn Mawr College pada 1961. Ia aktif mendukung pendidikan melalui donasi, termasuk kontribusi besar untuk program beasiswa di almamaternya. Kepeduliannya juga mencakup pelestarian lingkungan, olahraga berkuda, dan seni. Ia memiliki Stonehall Farm di Virginia yang digunakan untuk beternak dan melatih kuda, termasuk yang pernah digunakan atlet Olimpiade. Jacqueline pernah memimpin dewan Washington National Opera dan terlibat di sejumlah lembaga budaya serta arsip nasional Amerika Serikat.

Kisah Jacqueline Mars menunjukkan bahwa warisan besar tidak selalu berhenti pada menerima saham. Keterlibatan aktif dalam perusahaan, komitmen menjaga bisnis tetap swasta, serta kontribusi di luar bisnis menjadi bagian dari cara keluarga Mars mengelola kekayaan lintas generasi. Hingga kini, Mars tetap menjadi salah satu perusahaan keluarga terbesar dan paling tertutup di dunia.

Image Source: Lifestyle Magazine

Media Sosial

Temukan Kami

#KenalLebihDekat

© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

asosiasi coworking indonesia CID
asosiasi coworking indonesia CID

Anggota Asosiasi