Melania Trump Bawa Robot Humanoid Figure 03 ke Gedung Putih

3/26/20261 min baca

Melania Trump Bawa Robot Humanoid Figure 03 ke Gedung Putih
Melania Trump Bawa Robot Humanoid Figure 03 ke Gedung Putih

Surakarta, 26 Maret 2026 – Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump membuat kejutan saat memamerkan robot humanoid bertenaga kecerdasan buatan (AI) di Gedung Putih. Dalam acara perdana koalisi global “Fostering the Future Together” yang dihadiri perwakilan dari 45 negara pada Kamis (26 Maret 2026), Melania memperkenalkan robot Figure 03 buatan perusahaan Figure Robot sebagai contoh masa depan pendidikan.

Melania membayangkan robot humanoid ini bisa menjadi pengajar yang ideal bagi anak-anak di masa depan. Ia menyebut robot bernama “Plato” tersebut mampu mengajarkan berbagai mata pelajaran secara mendalam dan personal, mulai dari sastra, sains, seni, filsafat, matematika, hingga sejarah. “Bayangkan seorang pendidik humanoid bernama Plato. Akses ke studi klasik kini instan. Seluruh kumpulan informasi umat manusia tersedia dalam kenyamanan rumah Anda. Plato akan memberikan pengalaman yang dipersonalisasi, adaptif terhadap kebutuhan setiap siswa,” ujar Melania Trump dalam pernyataannya.

Menurut Melania, robot ini memiliki keunggulan sebagai pendidik yang sabar, tidak pernah lelah, dan mampu menyesuaikan metode pengajaran sesuai gaya belajar masing-masing anak. Ia melihat potensi besar robot AI humanoid untuk mengatasi kekurangan guru berkualitas di berbagai wilayah, sekaligus memberikan akses pendidikan berkualitas tinggi secara merata.

Figure 03 merupakan robot humanoid generasi terbaru dari Figure Robot yang dikembangkan dengan teknologi AI canggih. Robot ini mampu bergerak secara alami, berinteraksi melalui bahasa alami, dan belajar dari interaksi dengan manusia. Perusahaan ini didukung investor besar seperti Jeff Bezos dan Nvidia, dan saat ini sedang dikembangkan untuk aplikasi di sektor manufaktur, layanan, dan pendidikan.

Acara tersebut menjadi sorotan karena menandakan semakin dekatnya integrasi robot humanoid ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sektor pendidikan. Beberapa pakar pendidikan menyambut positif, tetapi ada juga kekhawatiran mengenai hilangnya interaksi manusiawi, masalah privasi data siswa, serta kesenjangan akses teknologi antara negara maju dan berkembang.

Di Indonesia, pernyataan Melania Trump ini menjadi pembicaraan di kalangan pendidik dan teknolog. Beberapa universitas seperti UI dan ITB yang sedang mengembangkan prodi AI melihat ini sebagai peluang sekaligus tantangan bagi masa depan pendidikan nasional.

Dengan langkah Melania membawa robot Figure 03 ke Gedung Putih, isu robot AI sebagai pengganti guru manusia semakin menjadi perhatian global, menandai era baru di mana teknologi semakin meresap ke sektor pendidikan.

Sumber gambar: 9News