Mengubah Keahlian Investigasi Jadi Bisnis

10/1/20262 min baca

Man in fedora adjusts hat brim with finger
Man in fedora adjusts hat brim with finger

Surakarta, 1 Oktober 2026 - Profesi detektif swasta sering kali hanya muncul dalam film atau serial televisi. Namun di Indonesia, sosok bernama Jubun justru menjadikannya profesi sekaligus bisnis yang nyata. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun sebagai investigator profesional, ia mendirikan Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA) dan menangani berbagai persoalan yang membutuhkan pengumpulan informasi serta penelusuran mendalam.

Jubun memulai perjalanan ini pada 2008. Awalnya ia bekerja di bidang penyediaan tenaga keamanan. Dari jaringan yang dimiliki, ia sering mendapat permintaan bantuan dari teman untuk mencari tahu aktivitas pasangan mereka. Dari situ muncul ide membuka jasa penyelidikan. Pada 2013, ia serius mendirikan ASIA di Jakarta. Saat itu, jasa detektif swasta masih sangat jarang di Indonesia, sehingga ia termasuk salah satu pionir di bidang ini.

Beragam Kasus yang Ditangani

ASIA menangani berbagai jenis kasus, mulai dari penipuan, pencarian orang hilang, investigasi latar belakang, sengketa warisan, hingga kasus perselingkuhan. Dari ribuan kasus yang sudah diselesaikan, sekitar 85 persen merupakan urusan rumah tangga. Karena sering menangani kasus perselingkuhan, Jubun kerap disebut sebagai “Detektif Asmara”.

Kliennya beragam, mulai dari ibu rumah tangga, pejabat, tokoh agama, petinggi partai politik, hingga artis dan figur publik. Tarif jasa bervariasi tergantung tingkat kesulitan dan lokasi target, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

Cara Kerja Tim Investigasi

Jubun tidak bekerja sendirian. Ia membentuk beberapa tim yang saling terpisah demi menjaga kerahasiaan. Ada tim yang fokus menggali informasi melalui media sosial, tim yang menjalin hubungan emosional dengan target, serta tim pengintaian di lapangan. Menariknya, masing-masing tim tidak saling mengenal satu sama lain. Langkah ini diambil untuk menghindari risiko kebocoran informasi atau pengkhianatan.

Dalam bekerja, Jubun menekankan bahwa investigator swasta di Indonesia tidak memiliki kewenangan hukum seperti aparat resmi. Mereka mengandalkan data yang tersedia secara terbuka, kreativitas, serta metode yang tidak melanggar hukum. Pada 2019, ASIA bahkan memperluas layanan dengan membuka biro hukum dan investigasi bekerja sama dengan sejumlah advokat, sehingga klien tidak hanya mendapat hasil penyelidikan, tetapi juga saran hukum.

Kepercayaan sebagai Modal Utama

Bagi investigator, pekerjaan bukan sekadar mencari informasi. Dibutuhkan kemampuan membaca situasi, mengumpulkan bukti yang kuat, menjaga kerahasiaan secara ketat, serta memahami risiko dari setiap kasus yang ditangani. Kasus perselingkuhan, misalnya, sering menjadi persoalan yang sangat sensitif karena menyangkut kepercayaan dan hubungan personal. Informasi yang ditemukan bisa menjadi bagian dari keputusan besar, seperti mempertahankan atau mengakhiri pernikahan.

Jubun juga melihat bahwa hubungan yang mengalami kerusakan kepercayaan masih memiliki kemungkinan untuk diperbaiki. Namun, proses tersebut membutuhkan komunikasi terbuka dan upaya membangun kembali kepercayaan dari awal.

Bisnis investigasi pada akhirnya menjual sesuatu yang tidak mudah diukur: keahlian, informasi, dan kepercayaan. Karena itu, reputasi menjadi modal paling berharga bagi seorang investigator untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Jubun membuktikan bahwa keahlian yang dianggap tidak biasa pun bisa diubah menjadi usaha profesional asalkan dijalankan dengan integritas dan kehati-hatian.

Detektif Jubun memulai karier investigasi pada 2008 dan mendirikan Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA). Ia menangani ribuan kasus, terutama perselingkuhan, penipuan, dan pencarian orang hilang. Dengan sistem tim terpisah dan fokus pada kerahasiaan, bisnis ini berkembang berkat reputasi dan kepercayaan klien. Kisahnya menunjukkan bahwa keahlian khusus bisa menjadi peluang bisnis jika dijalankan secara profesional.

Media Sosial

Temukan Kami

#KenalLebihDekat

© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

asosiasi coworking indonesia CID
asosiasi coworking indonesia CID

Anggota Asosiasi