Produk Kopi Indonesia Diakui Dunia

10/30/20262 min baca

brown wooden round container with brown seeds
brown wooden round container with brown seeds

Surakarta, 30 Oktober 2026 - Indonesia bukan hanya dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, tetapi juga memiliki pelaku industri yang mampu bersaing di panggung internasional. Salah satunya adalah The Cold Crafters, perusahaan roastery spesialti yang meraih tiga penghargaan di ajang AVPA Gourmet di Paris. Pencapaian tersebut semakin memperkuat rekam jejak perusahaan yang berdiri sejak 2015.

Sebelumnya, The Cold Crafters juga mendapat pengakuan di Australia International Coffee Awards pada 2021–2022. Di Paris, tiga varian kopi mereka berhasil menonjol: West Java Arabica dengan proses anaerobic, Bali Kintamani full washed, dan Aceh Gayo semi washed. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kopi Indonesia, jika diolah dengan standar tinggi, mampu bersaing dengan produk terbaik dunia.

Menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), Indonesia menempati posisi produsen kopi terbesar ketiga dunia pada periode 2022/2023 dengan produksi sekitar 11,85 juta kantong (masing-masing 60 kg). Sebagian besar merupakan robusta, sementara arabika berasal dari daerah-daerah unggulan seperti Gayo, Kintamani, Toraja, dan Jawa Barat. Kekayaan geografis dan keragaman proses pengolahan menjadi modal besar bagi industri kopi nasional.

Di dalam negeri, budaya minum kopi terus berkembang pesat, terutama di kalangan anak muda. Kedai kopi spesialti menjamur, dan konsumen semakin menghargai kualitas, asal-usul biji, serta cara penyajian. Tren ini mendorong apresiasi terhadap produk lokal sekaligus membuka ruang bagi inovasi.

The Cold Crafters mengembangkan beragam produk untuk memenuhi kebutuhan pasar, mulai dari kopi bubuk (roast & ground), kantong kopi seduh (filter drip bags), kapsul, cold brew, hingga kopi nitro yang disajikan melalui keran khusus (nitro on-tap). Perusahaan ini mengandalkan tim berpengalaman dengan total lebih dari 50 tahun di industri kopi, mencakup pengadaan biji hijau, pemanggangan, Q-grader, hingga penjualan.

Fasilitas produksi mereka dilengkapi teknologi sensor untuk menjaga konsistensi hasil roasting sesuai standar industri tertinggi. CEO The Cold Crafters, Wilson Hasan, menekankan bahwa fokus perusahaan bukan sekadar menghasilkan kopi berkualitas. “Kami percaya kopi terbaik adalah yang segar, diseduh sempurna, dan mampu meningkatkan pengalaman. Semangat kami lebih dari sekadar memproduksi kopi terbaik. Kami terus mengembangkan produk inovatif dan mencari solusi yang mengikuti tren pelanggan,” ujarnya.

Keberhasilan The Cold Crafters menunjukkan bahwa industri kopi Indonesia tidak hanya bergantung pada volume produksi, tetapi juga pada kemampuan mengolah, menjaga kualitas, dan membangun merek yang diakui global. Dengan dukungan petani lokal, teknologi, serta inovasi produk, kopi Indonesia semakin punya peluang besar untuk terus bersinar di pasar internasional.

Media Sosial

Temukan Kami

#KenalLebihDekat

© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

asosiasi coworking indonesia CID
asosiasi coworking indonesia CID

Anggota Asosiasi