Sepatu Bata Dikira Produk RI, Ternyata Sepatu Bata Aslinya dari Ceko


Surakarta, 7 September 2026 - Banyak orang Indonesia sudah akrab dengan sepatu Bata sejak puluhan tahun lalu. Keberadaan pabriknya di Kalibata, Jakarta Selatan, membuat merek ini sering dikira produk asli Indonesia. Padahal, Bata berasal dari Zlín, wilayah yang kini menjadi bagian Republik Ceko (saat didirikan masih termasuk Austria-Hongaria).
Merek ini didirikan pada 21 September 1894 oleh tiga bersaudara Tomáš Baťa, Antonín, dan Anna. Mereka memulai usaha dengan modal sederhana dari warisan keluarga yang sudah turun-temurun berprofesi sebagai pembuat sepatu. Awalnya hanya bengkel kecil, namun Tomáš kemudian memodernisasi produksi. Ia sempat pergi ke Amerika Serikat (sekitar 1904) untuk mempelajari teknik produksi massal di pusat industri sepatu di Lynn, Massachusetts, lalu membawa ilmu tersebut pulang untuk mengembangkan pabrik di Zlín.
Berkembang Pesat Saat Perang Dunia I
Bisnis Bata berkembang pesat setelah Perang Dunia I meletus. Perusahaan mendapat pesanan sepatu tentara dalam jumlah besar dari tentara Austria-Hongaria dan mampu meningkatkan produksi secara signifikan. Dari keuntungan tersebut, Bata mulai berekspansi ke berbagai negara di Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika. Tomáš Baťa membangun konsep “kota industri” di Zlín dengan perumahan, sekolah, dan fasilitas bagi pekerja—model yang kemudian ditiru di banyak lokasi pabrik Bata di dunia.
Masuk ke Hindia Belanda dan Pabrik Kalibata
Jejak Bata sampai ke Hindia Belanda pada awal 1930-an. Perusahaan membuka toko dan gudang impor, salah satunya di Tanjung Priok. Pada 1931, didirikan perusahaan afiliasi. Karena permintaan terus meningkat, Bata membeli lahan di Kalibata dan memulai pembangunan pabrik sepatu kulit serta karet sekitar 1938–1939. Produksi resmi dimulai pada 22 November 1939.
Sejak saat itu, merek asal Ceko tersebut semakin melekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Sepatu Bata menjadi lebih terjangkau dibanding produk impor mahal, sehingga bisa dipakai lebih luas. Bahkan Presiden Sukarno tercatat menjadi pengguna sepatu Bata. Dalam beberapa catatan, ia memiliki beberapa pasang sepatu Bata untuk kebutuhan olahraga dan aktivitas sehari-hari.
Bertahan hingga Kini
Hingga kini, Bata tetap menjadi bagian dari jaringan internasional Bata Shoe Organization. Di Indonesia, operasinya dijalankan oleh PT Sepatu Bata Tbk, yang juga menaungi sejumlah merek lain. Pabrik dan jaringan ritelnya terus beroperasi, menjadikan Bata salah satu merek sepatu yang paling lama dan dikenal luas di tanah air.
Kisah Bata menunjukkan bagaimana sebuah merek global bisa begitu menyatu dengan kehidupan lokal hingga sering disangka produk dalam negeri. Dari bengkel kecil di Zlín hingga pabrik di Kalibata, perjalanan panjangnya mencerminkan kemampuan adaptasi dan ekspansi yang konsisten lintas abad.
Sepatu Bata bukan produk asli Indonesia, melainkan berasal dari Zlín, Ceko, didirikan keluarga Baťa pada 1894. Masuk ke Hindia Belanda pada 1930-an dan mendirikan pabrik di Kalibata tahun 1939. Hingga kini tetap menjadi merek internasional yang sangat akrab di Indonesia.
Sumber gambar: market.bisnis
Media Sosial
Temukan Kami
#KenalLebihDekat
© 2024-2026 Kaspa Space. All Rights Reserved

Anggota Asosiasi